Kegiatan Pengembangan Kapasitas UPTD dan Pengada Layanan Tentang Barang Bukti Dokumen Elektronik / Informasi Elektronik dalam Penanganan KBGO Provinsi Lampung

Bandar Lampung - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi lampung melaksanakan Kegiatan Pengembangan Kapasitas UPTD dan Pengada Layanan Tentang Barang Bukti Dokumen Elektronik / Informasi Elektronik dalam Penanganan KBGO Provinsi Lampung kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 27 s/d 28 September 2022 di hotel Novotel bandar Lampung yang dibuka oleh Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung Ibu Fitrianita Damhuri, S.STP, M.Si. peserta kegiatan tersebut di terdiri dari Lembaga Layanan yang menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Lampung materi yang disampaikan oleh para narasumber yaitu :

1. Ibu Elen Kusuma dari SAFENet membahas tentang Pengenalan isu Kekerasan Berbasis Gender Online.

2. Ahmad Sofyan dari ECPAT membahas tentang KBGO dalam Prespektif HAM dan Kerangka Hukum di Indonesia

3. Rio Hendra dari ECPAT membahas tantangan Koordinasi Penyediaan Layanan dan Penegakan Hukum

4. Jhon Rufcorn, Plt Atase Bantuan Penegakan Hukum SDOJ/CITAP Embassy membahas tentang Situasi Penanganan KBGO di America Serikat dan Indonesia.

5. AKP Ericson Siregar. S.Com, MT, M.Sc Kepala Sub Unit Dir. Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri membahas tentang Pengumpulan Barang Bukti DE/IE yang sesuai Prosedur Hukum.

6. Dessy Sukendar dari Meta Facebook membahas tentang Pelaporan Pelaku KBGO di Platform Digital.

Tujuan kegiatan tersebut adalah memberikan peningkatan kapasitas kepada UPTD dan Pengada Layanan terkait Barang Bukti Dokumen Elektronik / Informasi Elektronik untuk penanganan kasus KBGO, memperkuat sinergi para pemangku kepentingan yakni UPTD dan pengada layanan dengan aparat penegak hukum, dan para pemangu kepentingan dapat saling bertukar wawasan dan praktik baik mengenai penanganan KBGO yang dilakukan selama ini.